Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

LANDASAN PENELAAHAN ILMU

Dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sangat diperlukan sarana berpikir. Karena berpikir merupakan upaya manusia dalam memecahkan masalah, proses berpikir manusia akan memunculkan berbagai ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan berasal dari rasa ingin  tahu, kemudian, rasa ingin tahu tersebutlah yang menyebabkan manusia berpikir secara alamiah untuk memperoleh jawaban dari rasa keingintahuannya tersebut.  Tiga landasan penelaahan ilmu yaitu: Landasan Ontologi, membicarakan sesuatu yang "ada" tentang objek apa yang akan ditelaah, serta bagaimana wujud hakiki dari objek tersebut. Landasan Epistemologi, membicarakan tentang metode, cara, atau teknik yang dapat membantu kita dalam mendapatkan pengetahuan berupa ilmu. Landasan Aksiologi, sebagai landasan ilmu, aksiologi mempertanyakan untuk apa pengetahuan berupa ilmu dipergunakan. Aksiologi adalah cabang filsafat yang membicarakan orientasi nilai suatu kehidupan. 

RUANG LINGKUP PSIKOLOGI

Ditinjau dari ruang lingkupnya, psikologi dapat digolongkan kedalam dua bagian yaitu: Psikologi Umum, yaitu psikologi yang menyelidiki dan mempelajari perilaku manusia pada umumnya yang dewasa, normal, dan beradab. Psikologi umum berupaya mencari dalil-dalil yang bersifat umum dari perilaku manusia dan memandang manusia terlepas dari manusia lainnya.  Psikologi Khusus, yaitu psikologi yang menyelidiki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari perilaku manusia. Macam-macam psikologi khusus yaitu: Psikologi Perkembangan, yaitu cabang psikologi yang khusus mempelajari perkembangan psikis manusia. Mulai dari masa dalam kandungan (pra mental) hingga masa lanjut usia. Psikologi Pendidikan, yaitu cabang psikologi yang khusus membicarakan tentang perilaku atau aktivitas-aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi pendidikan. Psikologi Sosial, yaitu cabang psikologi yang khusus membicarakan tentang perilaku atau aktivitas-aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi ...

GERAK TROPISME

Tumbuhan juga merupakan salah satu mahkluk hidup, oleh karena itu tumbuhanpun dapat bergerak seperti mahkluk hidup lainnya. Gerak tropisme adalah salah satu jenis gerak pada tumbuhan. Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Bagian yang bergerak misalnya cabang, daun, kuncup bunga, atau sulur. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi tropisme positif apabila gerak itu menuju sumber rangsangan, dan tropisme negatif apabila gerak itu menjauhi rangsangan.  Jenis-jenis gerak tropisme yaitu: Fototropisme Geotropisme Hidrotropisme Kemotropisme Tigmotropisme Gravitoprisme

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN

Berkembang biak merupakan salah satu ciri kehidupan untuk mempertahankan dan melestarikan jenisnya. Pada tumbuhan, perkembangbiakannya dapat dilakukan secara vegetatif (tidak kawin) dan secara generatif (kawin melaui penyerbukan).  Jenis Perkembangbiakan Vegetatif: Vegetatif Alami, seperti tunas, umbi, stolon (geragih), rhizoma, dan spora. Vegetatif Buatan, seperti mencangkok, stek, menempel (okulasi), menyambung atau mengenten, dan merunduk.  Sedangkan pekembangbiakan secara generatif dilakukan melalui proses penyerbukan dan pebuahan, yang diawali dengan melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Penyerbukan pada tumbuhan pada umumnya dibantu oleh serangga tertentu, contohnya adalah kupu-kupu. 

JENIS-JENIS KARYA SASTRA

Karya sastra adalah ciptaan manusia yang disampaikan dengan menggunakan bahasa yang komunikatif dengan tujuan estetika. Karya sastra terbagi menjadi dua jenis, yaitu: Karya sastra lama, yaitu karya sastra yang masih sangat terikat oleh aturan-aturan kebahasaan. Contohnya adalah pantun dan gurindam. Karya sastra baru, yaitu karya sastra yang sudah tidak lagi terikat oleh aturan-aturan kebahasaan (menggunakan bahasa bebas). Contohnya adalah puisi-puisi modern. 

FUNGSI BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia adalah salah satu identitas nasional bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Seperti yang telah terkandung dalam kalimat-kalimat Sumpah Pemuda tahun 1928. Adapun Fungsi Bahasa Indonesia yaitu sebagai berikut: Fungsi Umum: Sebagai alat komunikasi dan interaksi antar sesama individu, maupun antar kelompok. Fungsi Khusus: Bahasa sebagai bentuk pelestarian salah satu seni karya sastra. Misalnya pantun, puisi, maupun prosa.